Teropong

Feature

Infografik

Opini

Visual

Anda lagi di

GlobalTV "Mengemis" Iklan, Mengapa?

Ketika saya sedang menonton program berita GlobalTV, saya belum mendapat inspirasi untuk membuat postingan di blog. Padahal, blog TeddyTV sudah hampir 10 bulan tidak update lagi. Namun, inspirasi untuk membuat posting muncul saat program berita tersebut berakhir. Ada pemandangan menarik setelah credit title. Bukan, ini bukan gambar pemandangan indah,
dimana ada 2 gunung yang mataharinya terbit di antara keduanya, sawah, jalan, dan ada sebuah rumah di pinggir jalan tersebut (Okeh, ini mulai ngaco). Pemandangan menarik tersebut adalah banner pengumuman untuk promosi pemasangan iklan di GlobalTV. What? stasiun TV sekelas GlobalTV yang dimiliki oleh grup media terbesar di Indonesia, MNC Media, mengemis iklan?!
Dalam banner tersebut tertulis: "Untuk Pemasangan Iklan di GlobalTV, Hubungi ". 

Ini mengingatkan saya dengan pengumuman serupa yang biasa terbit di surat kabar, baik lokal ataupun nasional, itupun diletakkan di halaman khusus iklan. Padahal, dalam industri televisi, sistem pemasangan iklannya berbeda dengan surat kabar. Jika dalam surat kabar, pemasangan iklan dapat dilakukan dengan menggunakan jasa internal perusahaan surat kabar atau menggunakan jasa biro iklan. Dalam siaran TV (dan radio juga), pemasangan iklan hanya bisa dilakukan oleh stasiun TV (atau radio) tersebut, itupun harus melewati proses pengeditan, meliputi sensor pada bagian yang dianggap tidak layak untuk ditonton dan pengecekan kualitas iklan.

Cara promosi pemasangan iklan GlobalTV ini memang bisa dibilang berbeda, sekaligus prihatin. Berbeda, karena stasiun TV yang berbuat demikian biasanya adalah stasiun TV lokal, dan prihatin karena posisi GlobalTV sebagai stasiun TV nasional yang berada di bawah naungan MNC Media.
Padahal, dulu GlobalTV lumayan terkenal di masyarakat. Mulai dari program Abdel dan Temon, Dimas dan Raka, Be A Man, Kungfu Chef, dan lain-lain. Kartun Nickelodeon pun sering tayang di GlobalTV, tidak sesedikit sekarang. Hal tersebut mengundang banyak pengiklan untuk beriklan di Global TV. Sekarang, terlihat sekali para pengiklan sudah jarang beriklan di GlobalTV. Hal tersebut terlihat dari sedikitnya iklan promosi produk dibandingkan iklan promosi acara di GlobalTV.

Apa mungkin menurunnya minat pengiklan tersebut karena perubahan logo yang dilakukan oleh GlobalTV? Dari yang awalnya bola biru dengan huruf G, kini menjadi tulisan GlobalTV saja yang desainnya mirip logo SindoTV (sekarang iNewsTV) dan MNC TV. Entahlah, tapi terlihat sekali jika penurunan pengiklan tersebut dimulai sejak perubahan logo tersebut.

Bisa dibilang akibat mengubah logo, GlobalTV harus memulai kembali dari nol untuk menarik minat pengiklan agar dapat beriklan di GlobalTV. Apa itu dari segi kualitas program, dan jam tayangnya. Bukan sekedar dari rating, yang biasanya menjadi patokan stasiun TV dalam membuat program.

Teddy S. Apriana

Seorang penyuka komputer, pegiat pers mahasiswa, dan analis televisi yang nyasar ke dunia mekatronika. Saat ini bekerja sebagai Electrician dan Content Writer. Diskusi soal TV dan Komputer? Add Line saya di @teddy.s.apriana dan Instagram @teddytv39 (;

3 komentar:

  1. Kini iklan di gtv begitu menyebalkan. Iklan yang sering muncul adalah iklan rokok.

    ReplyDelete
  2. Iklan global TV kayak nunggu pagi ke pagi dikit dikit iklan terus iklan

    ReplyDelete
  3. naruto nya di tayangin lg dong gys.. dari naruto kecil lg banyak yg minta tayang lg

    ReplyDelete

Total Kunjungan

Arsip Blog